Pages

Monday - 0 comments

Percayalah

"Percaya" kepada seseorang akan memberi kita dukungan, "percaya" kepada diri sendiri akan memberi kita keberanian, namun "percaya" kepada Tuhan Yesus akan memberi kita hidup kekal!  Yoh:3:16: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengarunia kan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang "percaya" kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal!   Gbu ( Morgan S. )

Tuesday - 0 comments

Keputusan Hari Ini

Keputusan yang kita buat saat ini akan menentukan hasil yang akan kita capai dimasa mendatang, apakah sukses atau gagal!  Yos:1:8: Jangan engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati2 sesuai dgn segala yang tertulis didlmnya, dengan demikian perjalnanmu akan berhasil dan engkau akan beruntung!   Gbu

Sunday - 0 comments

Kerinduan Yang Besar

Kerinduan Yang Besar

Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. (Maz 42:2)

Kegemaran A. W. Tozer (1897-1963) membaca kisah" klasik tentang para teolog Kristen besar, memberikannya dorongan yg kuat u/ menulis tentang mereka dalam perspektif yg sangat personal dan lebih bersifat inspiratif .
Tozer menantang setiap pembacanya : "Hiduplah dekat dg orang kudus dari masa lalu dan anda akan dapat menangkap dan segera merasakan kerinduan mereka akan Allah yg begitu besar. Mereka berduka untuk-Nya, berdoa, bergumul, serta mencari-Nya siang dan malam, di sepanjang zaman. Dan di ujung dari masa panjang pencarian mereka, kita dapati bahwa segala jerih payah mereka tidaklah sia-sia. Mereka menemukan-Nya, dan semua usaha mereka terasa begitu indah dan sempurna."

Sang penulis Mazmur 42 juga memiliki kerinduan yg sama, sebagaimana yg dibicarakan Tozer. Karena merasa terpisah dari Allah, sang pemazmur menggunakan kiasan tentang seekor rusa yg sedang kehausan. Kiasan ini menggambarkan kerinduannya yg mendalam u/ merasakan kehadiran Allah. "Seperti rusa yg merindukan sungai yg berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah" (ay.2-3).
Kerinduan pemazmur u/ berjumpa dg Allah begitu besar dan kesedihannya begitu dalam sehingga air matanya menjadi makanannya siang dan malam (ay.4). Namun, kerinduan pemazmur itu terpuaskan, ketika ia meletakkan pengharapannya di dalam Allah dan memuji-Nya atas kehadiran dan pertolongan-Nya (ay.6-9).

Biarlah kiranya kita memiliki kerinduan dan kehausan yg sedemikian besar akan Allah, sehingga orang" di sekitar kita dapat tertular u/ merasakan pancarian dari kerinduan kita yg mendalam akan hadirat Allah!

Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati :)

Tuesday - 0 comments

Rasa Takut

Rasa Takut

Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. (Amsal 9:10)

Rasa takut mempunyai makna yg berbeda bagi setiap orang. Bagi pemain golf profesional, Padraig Harrington, rasa takut adalah juga motivator yg menolongnya u/ dapat melakukan yg terbaik. Pada tahun 2008, saat memenangkan Kejuaraan Inggris Terbuka dan PGA, Harrington berkata, "Ya, rasa takut mendapat porsi yg besar dalam kehidupan saya. Saya memiliki rasa percaya diri dan kesabaran, dan saya juga merasa santai. Namun rasa takut memacu saya u/ terus datang ke pusat kebugaran. Saya berusaha u/ mengendalikan dan memanfaatkan rasa takut sebaik-baiknya."
Harrington memiliki rasa takut u/ gagal, atau kehilangan popularitas, tetapi ia melihat rasa takut itu sebagai hal yg bermanfaat dalam kehidupan profesionalnya.

Pengikut Kristus dapat juga tertolong oleh rasa takut. Di Alkitab, kita diminta u/ belajar takut dg penuh rasa hormat kepada Allah. Ini merupakan jenis terbaik dari segala rasa takut. Rasa takut menyebabkan kita menaruh perhatian ketika kita tidak menaati-Nya atau ketika hidup kita bertentangan dg kehendak-Nya. Rasa takut yg sedemikian merupakan pernyataan kekaguman kita kepada Allah yg Mahabesar, kesediaan u/ menaati kehendak-Nya yg sempurna, dan keinginan u/ mencari hikmat-Nya bagi hidup kita.
Salomo dalam kitab Amsal, menyatakan bahwa, "Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian" (Ams. 9:10).
Dengan memiliki rasa takut yg benar akan Allah, kita dapat hidup dg penuh hikmat di dunia yg tidak menentu ini.

Ketika kita memilih u/ takut kepada Allah, maka tidak ada hal lain apapun yg perlu kita takutkan.

Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati :)

Wednesday - 0 comments

Kekuatiran Dapat Membunuhmu

Salah satu alasan kenapa "kekhawatiran" lebih banyak membunuh manusia dari pada mengerjakan? karena manusia lebih banyak kuatir ketimbang melakukan pekerjaan! Mat:6:31-32:  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: apakah yang akan kami makan, minum dan pakai ? semuanya itu dicari oleh bangsa2 yang tidak mengenal Allah, akan tetapi Bapamu yang di surga tau bahwa kamu memerlukan semuanya itu!   Gbu ( Morgan S. )

Friday - 0 comments

Domba Yang Tak Berdaya

Ia menyegarkan jiwaku. (Mazmur 23:3)
 
W. Phillip Keller, dalam buku "klasik" tulisannya, A Shepherd Looks at Psalm 23,  memberi gambaran yg jelas tentang perhatian dan kelembutan seorang gembala.
Dg uraian yg dapat dipahami dari sudut pandang seorang gembala, Keller mengulas apa yg dimaksud oleh Daud ketika ia mengatakan, "Dia menyegarkan jiwaku".

Domba diciptakan sedemikian rupa sehingga ketika mereka terjatuh ke samping, lalu terlentang dg punggungnya, akan sulit bagi mereka u/ bangkit kembali. Mereka akan me-nendang"-kan kakinya di udara, mengembik, dan menangis. Setelah beberapa jam dg posisi terlentang, gas mulai memenuhi perut mereka, lalu perut mereka mengeras, aliran udara ke tubuhnya akan terputus, dan domba itu akhirnya akan mati lemas. Kondisi ini dianggap sebagai posisi "tak berdaya". Ketika seorang gembala memulihkan seekor domba yg tak berdaya, gembala itu menenangkannya, memijat kaki" domba itu u/ memulihkan sirkulasinya, dg lembut membalikkan tubuh domba itu, mengangkatnya, dan memeganginya sampai domba itu dapat berdiri lagi dg seimbang.

Itulah suatu gambaran tentang apa yg ingin Allah lakukan bagi kita! Ketika kita merasa tak berdaya, menyerah karena rasa bersalah, kepedihan, atau dendam, Gembala kita yg penuh kasih menenangkan kita dg anugerah-Nya, mengangkat kita kembali, dan memegangi kita sampai kita mengalami kembali keseimbangan rohani.

Jadi, ingatlah bahwa jika anda tertekan karena alasan apa pun, Allah adalah satu"-nya pribadi yg dapat menolong anda u/ berdiri lagi. Dia akan memulihkan kepercayaan diri, sukacita, dan kekuatan Anda.
Dalam keadaan lemah tak berdaya, kita memiliki jaminan u/ berada dalam pemeliharaan istimewa Tuhan, Gembala yg baik itu.

Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati :)

Tuesday - 0 comments

Penyakit Mematikan

Penyakit Mematikan

Tetapi dia [Yesus] tertikam oleh karena pemberontakan kita, . . . dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.  (Yesaya 53:5)
 
Penyakit Severe Acute Respiratory Syndrome Sindrom (SARS) diidentifikasi pada tahun 2003 di Vietnam. Saat penyakit ini dapat diatasi, SARS sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan membunuh lebih dari 800 orang. Salah satu penyebab angka kematian yg tinggi ini adalah pada awalnya virus ini tidak dikenali. Namun, begitu sudah dikenali dan dimengerti, SARS dapat dikendalikan.

Dosa, pada dasarnya adalah penyakit yg bahkan jauh lebih berbahaya dari SARS. Dosa juga sangat sukar dikendalikan karena begitu banyak orang yg tidak memahami bahayanya, dan meragukan diagnosa Alkitab tentang-nya.

Di dalam kitab Yosua pasal 7, kita membaca kisah tragis tentang Akhan. Kita mungkin merasa takut dg cara ekstrem yg digunakan Allah u/ menghukumnya. Akhan melawan perintah Allah dg mengambil sejumlah barang yg dikhususkan dari Yerikho dan menyembunyikannya di tendanya (ay.21). Ia dan seluruh keluarganya membayar dosa ini dg nyawa mereka (ay.25).

Bersyukur bahwa di masa anugerah seperti sekarang ini, Allah tidak menangani kita dg cara sedemikian. Jika Ia melakukannya, tidak ada seorang pun dari kita yg dapat hidup.
Namun begitu, jangan pernah meremehkan bahaya dosa. Dosa lah yg menyebabkan Yesus disalib bagi kita.
Seperti SARS, langkah pertama u/ mengatasi dosa adalah dg mengenali dosa sebagaimana adanya.
Terimalah dg syukur berkat hidup kekal. Lalu "matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yg duniawi", yaitu hal egois yg tidak menyenangkan Allah (Kol. 3:5). Demikianlah cara u/ mengatasi penyakit dosa yg mematikan.

Dosa adalah penyakit hati yg hanya dapat disembuhkan oleh Sang Tabib Agung.

Selamat pagi, Tuhan Yesus memberkati :)